Subscribe Us

header ads

Mengurai Cara Kerja Pikiran di Masjid: Aziz Aminudin Kembali Berbagi Edukasi untuk Masyarakat Brebes

Dokpri aziz Aminudin

Masjid tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga ruang belajar dan bertumbuh bagi masyarakat. Semangat inilah yang kembali terlihat saat DKM Masjid Umar Al Irsyad Brebes mengundang Aziz Aminudin, M.Pd untuk mengisi Kajian Psikologi Pendidikan pada Senin malam (1/6).

Ini merupakan kali ketiga Aziz Aminudin mendapat kesempatan berbagi setelah Ramadhan lalu. Sebuah amanah yang menurutnya patut disyukuri, sekaligus menjadi sarana untuk memberikan manfaat kepada masyarakat melalui bidang keilmuan yang selama ini ia tekuni.

Aziz menegaskan bahwa dirinya hadir bukan sebagai ustadz ataupun pendakwah. Ia datang sebagai seorang praktisi pikiran, trainer, dan profesional hipnoterapi yang sejak tahun 2012 aktif mendampingi masyarakat melalui Griya Hipnoterapi MPC.

"Dunia yang saya pelajari adalah tentang pikiran manusia, bagaimana seseorang membentuk keyakinan, mengambil keputusan, mengelola emosi, dan membangun kebiasaan. Semoga apa yang saya sampaikan dapat menjadi tambahan wawasan bagi masyarakat," ujarnya.

Dalam kajian bertema Menjaga Pikiran, Menenangkan Hati, dan Menguatkan Iman tersebut, jamaah diajak memahami bahwa setiap tindakan manusia tidak muncul begitu saja. Di balik setiap perilaku terdapat proses berpikir, keyakinan, pengalaman hidup, dan pola mental yang memengaruhinya.

Menurut Aziz, banyak konflik, kecemasan, maupun hambatan dalam kehidupan berawal dari cara seseorang memaknai suatu peristiwa. Karena itu, kemampuan menjaga pikiran menjadi keterampilan penting yang perlu dipelajari setiap orang.

Dokpri Aziz Amin

Ia juga menjelaskan bahwa pemahaman tentang mekanisme pikiran tidak bertentangan dengan agama. Justru dengan mengenali diri sendiri, seseorang dapat lebih mudah memperbaiki perilaku, mengendalikan emosi, serta meningkatkan kualitas hubungan dengan Allah dan sesama manusia.

Kegiatan edukasi semacam ini juga merupakan bagian dari tanggung jawab profesi yang diembannya sebagai anggota PRAHIPTI (Perkumpulan Praktisi Hipnoterapi Indonesia) sebagai Ketua DPC PRAHIPTI Brebes. Selain aktif sebagai praktisi, Aziz juga dipercaya sebagai Penguji Nasional Hipnoterapi Indonesia yang berperan dalam menjaga standar kompetensi profesi hipnoterapi di Indonesia.

Baginya, ilmu yang dimiliki akan lebih bernilai ketika dapat dibagikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

"Jika masyarakat semakin memahami cara kerja pikirannya, maka mereka akan lebih mudah mengelola stres, lebih bijak dalam mengambil keputusan, lebih tenang menghadapi masalah, dan lebih sadar dalam menjalani kehidupan," tambahnya.

Kajian yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap edukasi tentang kesehatan mental, pengelolaan emosi, dan pengembangan diri semakin meningkat. Terlebih ketika materi tersebut disampaikan dengan pendekatan yang sederhana, ilmiah, dan tetap selaras dengan nilai-nilai keislaman.

Melalui forum ini, DKM Masjid Umar Al Irsyad kembali menghadirkan kajian yang tidak hanya memperkaya wawasan keagamaan, tetapi juga memberikan bekal praktis bagi jamaah dalam menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari.

Sebab menjaga pikiran bukan sekadar urusan psikologi, melainkan bagian dari ikhtiar menjaga hati, memperbaiki perilaku, dan menguatkan iman.